Lewati ke konten utama
Seger Snow sejak 1954
Masuk Gabung

Niacinamide: Manfaat, Kadar yang Masuk Akal, dan Cara Memakainya

Bahan ini dipuji habis-habisan di media sosial. Mari kita pisahkan mana yang didukung penelitian dan mana yang sekadar ramai.

Snowy 4 menit baca 75 pembaca
niacinamide (vitamin B3)
niacinamide (vitamin B3)

Kalau ada satu bahan yang paling sering disebut dalam pembicaraan skincare beberapa tahun terakhir, niacinamide kandidatnya. Kabar baiknya: bahan ini memang salah satu yang punya dukungan penelitian paling lumayan. Kabar kurang baiknya: harapan orang terhadapnya sering jauh melampaui apa yang benar-benar bisa ia lakukan.

Niacinamide itu apa

Niacinamide adalah salah satu bentuk vitamin B3 (nama INCI: Niacinamide, kadang tertulis Nicotinamide). Ia larut dalam air, stabil, tidak berbau, dan relatif ramah di kulit — kombinasi yang membuatnya mudah dimasukkan ke berbagai jenis produk, dari toner sampai krim malam.

Jangan tertukar dengan niacin (asam nikotinat). Niacin melebarkan pembuluh darah kecil di kulit sehingga menimbulkan kemerahan dan rasa panas; niacinamide tidak punya sifat itu.

Apa yang bisa dilakukannya

1. Memperkuat lapisan pelindung kulit

Ini fungsinya yang paling kuat buktinya. Niacinamide merangsang kulit memproduksi ceramide, salah satu komponen utama lapisan pelindung (skin barrier). Ketika lapisan ini lebih baik, kulit kehilangan lebih sedikit air dan lebih tahan terhadap gangguan dari luar.

Efek yang Anda rasakan: kulit tidak mudah ketarik, lebih jarang perih ketika memakai produk lain, dan kemerahan berkurang.

2. Membantu menyamarkan noda gelap

Niacinamide bekerja dengan cara memperlambat perpindahan pigmen (melanosom) dari sel pembuat pigmen ke sel kulit di permukaan. Ia tidak menghentikan produksi pigmen — jadi kerjanya lebih lambat dan lebih halus dibanding beberapa bahan lain, tapi juga jauh lebih jarang menimbulkan iritasi.

Perlu ditegaskan: hasilnya menyamarkan tampilan noda, bukan menghilangkan flek secara permanen. Dan semuanya sia-sia tanpa tabir surya.

3. Membantu mengurangi minyak berlebih

Tinjauan ilmiah mencatat sediaan berkadar 2–5% dapat menurunkan produksi sebum setelah dioleskan. Soal pori-pori, tolong dibaca dengan hati-hati: pori yang tidak penuh minyak dan sel mati memang terlihat lebih halus, tetapi tidak ada bukti bahwa ukuran porinya sendiri berubah.

4. Menenangkan kulit yang sedang bereaksi

Niacinamide menekan produksi sinyal peradangan di kulit. Itu sebabnya ia sering dipakai pada produk untuk kulit berjerawat atau kemerahan.

Berapa kadar yang masuk akal

Ini bagian yang paling banyak disalahpahami — dan bagian yang paling sering ditulis keliru, termasuk sebelumnya di halaman ini.

KadarCatatan
2–5%Rentang yang dipakai mayoritas penelitian klinis. Dalam uji pada wajah, sisi yang memakai 5% memberi pengurangan noda gelap lebih baik daripada 2%.
5–10%Masih di dalam rentang yang diuji. Tinjauan 2024 justru mencatat tidak ada laporan rasa perih sampai kadar 10%.
Di atas 10%Belum ada bukti lebih baik. Uji 2025 yang membandingkan 2,5%, 5%, 10%, dan 20% tidak menemukan tambahan manfaat yang sebanding dengan naiknya kadar.

Jadi pesannya bukan "kadar tinggi berbahaya", melainkan kadar tinggi tidak terbukti memberi tambahan hasil. Angka besar di kemasan adalah alat pemasaran. Kalau kulit Anda cenderung sensitif, mulai dari kadar rendah tetap saran yang masuk akal.

Cara memakainya

  1. Mulai dua sampai tiga kali seminggu, lalu naikkan jadi harian bila kulit tenang.
  2. Urutan pemakaian: setelah membersihkan wajah, sebelum pelembap. Kalau produknya berupa serum, pakai di kulit yang masih sedikit lembap.
  3. Boleh pagi atau malam. Niacinamide bukan bahan yang perlu dihindari di siang hari.
  4. Beri jeda dari bahan aktif kuat kalau kulit Anda mudah bereaksi — misalnya jangan langsung menumpuk dengan eksfoliasi asam pada hari yang sama saat awal pemakaian.

Mitos yang perlu diluruskan

"Niacinamide dan vitamin C tidak boleh bertemu." Anggapan ini beredar luas, tetapi kami tidak menemukan penelitian yang bisa diperiksa untuk mendukungnya pada pemakaian sehari-hari. Kalau kulit Anda tidak nyaman memakai keduanya bersamaan, pisahkan waktunya — atas dasar kenyamanan, bukan karena ada bahaya yang terbukti.

"Kadar 20% pasti lebih ampuh." Tidak. Uji yang membandingkan sampai 20% tidak menemukan manfaat tambahan yang sebanding. Lihat tabel di atas.

"Niacinamide bisa memutihkan kulit." Tidak. Ia membantu meratakan warna dan menyamarkan noda. Warna dasar kulit Anda ditentukan genetik, dan itu bukan sesuatu yang perlu diubah.

Kapan sebaiknya berhenti dan ke dokter

Hentikan pemakaian bila muncul kemerahan yang menetap, rasa panas yang tidak reda, atau bengkak. Untuk noda gelap yang luas, melasma, atau jerawat berat, pemeriksaan langsung oleh dokter kulit akan jauh lebih efisien daripada mencoba produk satu per satu.


Sudah pernah pakai niacinamide? Ceritakan pengalamanmu di komunitas — cerita nyata sering lebih berguna daripada klaim kemasan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kadar niacinamide yang paling baik?

Sebagian besar penelitian klinis memakai kadar 2–5%, dan dalam satu uji pada wajah kadar 5% memberi hasil lebih baik daripada 2% untuk noda gelap. Di atas 10% belum ada bukti tambahan manfaat: uji yang membandingkan 2,5% sampai 20% tidak menemukan hasil yang sebanding dengan naiknya kadar. Perlu diluruskan juga, tinjauan 2024 mencatat tidak ada laporan rasa perih sampai kadar 10%.

Bolehkah niacinamide dipakai bersama vitamin C?

Boleh. Anggapan bahwa keduanya saling membatalkan beredar luas, tetapi kami tidak menemukan penelitian yang bisa diperiksa untuk mendukungnya pada pemakaian sehari-hari. Bila kulit terasa tidak nyaman, pakailah pada waktu berbeda — atas dasar kenyamanan, bukan bahaya.

Berapa lama sampai hasilnya terlihat?

Untuk rasa nyaman dan kelembapan, biasanya dalam 2–4 minggu. Untuk perbaikan tampilan noda gelap, penelitian yang ada melaporkan perbaikan mulai terlihat pada 4 minggu dan terus membaik sampai 8 minggu pemakaian rutin, disertai tabir surya.

Apakah niacinamide bisa mengecilkan pori-pori?

Yang berubah adalah tampilannya, bukan ukurannya. Niacinamide tercatat dapat menurunkan produksi sebum pada kadar 2–5%, dan pori yang tidak penuh minyak terlihat lebih halus. Tidak ada bukti bahwa ukuran pori itu sendiri mengecil.

Sumber

Angka dan pernyataan di artikel ini merujuk pada terbitan di bawah. Silakan diperiksa sendiri.

  1. Mechanistic Insights into the Multiple Functions of Niacinamide: Therapeutic Implications and Cosmeceutical Applications in Functional Skincare Products Antioxidants (MDPI), Vol. 13 No. 4, 2024
  2. Mechanistic Basis and Clinical Evidence for the Applications of Nicotinamide (Niacinamide) to Control Skin Aging and Pigmentation Antioxidants (MDPI), Vol. 10 No. 8, 2021
  3. Niacinamide and its impact on stratum corneum hydration and structure Scientific Reports (Nature Portfolio), 2025

0 Komentar

Punya pengalaman atau pertanyaan? Masuk dulu untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.