Lewati ke konten utama
Seger Snow sejak 1954
Masuk Gabung

Kenapa Saya Membuat Seger Baby

Sejak 1954 krim Seger Snow sudah dipakai orang untuk anak dan bayi, tanpa pernah kami rancang untuk itu. Sebuah surat pada 2015 membuat saya sadar bahwa Seger Baby dapat memberikan manfaat yang lebih untuk anak Indonesia.

Snowy 6 menit baca 3 pembaca
cerita dibalik Seger Baby
cerita dibalik Seger Baby

Ada satu surat yang sudah tidak ada lagi.

Emailnya terhapus bertahun-tahun lalu, dan tidak ada salinannya di mana pun. Jadi apa yang saya tulis di bawah ini adalah ingatan saya, bukan dokumen. Saya menceritakannya karena surat itulah alasan Seger Baby ada — dan saya bertanggung jawab penuh atas apa yang saya ceritakan di sini, termasuk atas bagian yang tidak bisa saya buktikan.

Sebelum ada Seger Baby, sudah ada bayi dan anak yang memakainya

Ini yang jarang kami ceritakan di publik.

Sejak 1954, krim pelembap Seger Snow dalam botol kaca itu tidak hanya dipakai orang dewasa. Ternyata cukup banyak orang tua memakainya untuk bayi dan anak-anak mereka. Varian lain seperti Vanishing Cream dan Lightening Cream pun banyak dipakai anak-anak.

Kami tidak pernah merancangnya untuk itu. Tidak ada pengujian khusus untuk kulit bayi, tidak ada penyesuaian takaran, tidak ada apa pun. Orang memakainya karena krimnya sederhana, ada di rumah, dan sudah dipakai ibu mereka sebelumnya.

Selama puluhan tahun kami menganggap itu hal yang biasa saja. Sekarang saya melihatnya berbeda — dan saya akan sampai ke situ.

Surat pada 2015

Suatu hari kami menerima email dari seorang orang tua.

Anaknya punya masalah kulit yang tidak kunjung membaik. Sudah diperiksakan ke dokter di sini, bahkan sampai berobat ke Singapura, dan keadaannya tetap belum tertangani. Orang tua ini terus mencari jalan.

Ia lalu bertanya kepada suster yang membantu merawat anaknya. Suster itu bercerita bahwa di kampung halamannya, untuk keluhan kulit yang mirip, orang memakai krim pelembap Seger Snow.

Orang tua itu mencobanya. Kulit anaknya membaik.

Lalu ia menulis surat kepada kami. Isinya bukan ucapan terima kasih — melainkan pertanyaan. Kenapa krim sesederhana ini bisa membantu, sementara pemeriksaan dokter belum? Dan yang paling ia tanyakan: apa isinya, dan apakah aman untuk anaknya?

Kami membalas dengan menjelaskan komposisi krim pelembap Seger Snow apa adanya.

Yang tidak akan saya klaim dari cerita ini

Saya perlu berhenti di sini, karena cerita seperti ini sangat mudah dipakai untuk hal yang salah.

Saya tidak tahu apa penyakitnya. Tidak ada diagnosis yang bisa saya sebutkan, dan saya tidak dalam posisi menilai perawatan dokter mana pun.

Satu cerita bukan bukti. Banyak keluhan kulit pada anak membaik dengan sendirinya, atau membaik karena hal lain yang berubah bersamaan. Menyimpulkan sebab-akibat dari satu kejadian adalah cara berpikir yang keliru — dan saya tidak akan melakukannya untuk produk saya sendiri.

Krim Seger Snow adalah kosmetik, bukan obat. Ia tidak mengobati penyakit kulit apa pun, dan kami tidak akan mengatakan sebaliknya. Kalau ada yang menawarkan produk kami sebagai pengobatan, itu bukan dari kami.

Penjelasan biasanya yang paling mungkin, dan itu tidak istimewa. Banyak keluhan kulit pada anak berakar pada kulit yang kering dan lapisan pelindungnya terganggu. Pelembap sederhana yang dipakai teratur memang membantu keadaan seperti itu. Itu bukan keajaiban — itu memang pekerjaan pelembap.

Dan yang paling penting: kalau kulit anak Anda bermasalah, dan masalah tidak bisa diselesaikan hanya dengan krim, jangan menunda ke dokter karena membaca cerita ini. Cerita ini bukan alasan untuk menunggu. Jika terjadi masalah yang cukup serius, saya sebagai orang tua pun tetap memeriksakan ke dokter dahulu.

Yang justru membekas dari surat itu

Kalau saya jujur, bagian yang mengubah cara saya berpikir bukan "produk kami membantu seorang anak".

Yang membekas adalah pertanyaannya: apa isinya, dan apakah aman untuk anak saya?

Karena pertanyaan itu menyingkap sesuatu yang sudah berlangsung enam puluh tahun tanpa kami sadari sepenuhnya. Orang sudah lama memakai produk kami untuk bayi mereka — dan produk itu tidak pernah kami rancang untuk bayi. Dan jika kami membuat produk khusus untuk bayi dan anak, seharusnya akan lebih membantu orang banyak.

Selama ini saya melihatnya sebagai tanda produk kami dipercaya. Setelah surat itu, saya melihatnya sebagai tanggung jawab yang belum kami tunaikan.

Kalau orang tetap akan memakainya untuk anak-anak mereka — dan mereka akan, sudah sejak 1954 — maka yang benar bukan membiarkannya. Yang benar adalah membuat sesuatu yang memang dirancang untuk itu.

Kenapa kulit bayi memang perlu produknya sendiri

Ini bukan urusan pemasaran. Kulit bayi memang berbeda, dan bedanya terukur.

Lapisan terluar kulit bayi — stratum corneum — bisa sampai 30% lebih tipis daripada kulit dewasa. Kulit bayi juga lebih mudah ditembus bahan yang mengiritasi, dan lebih rentan terhadap dermatitis. Pematangan sawar kulitnya berlangsung bertahap sepanjang tahun pertama kehidupan, tidak selesai saat lahir.

Artinya sederhana: takaran yang wajar untuk kulit dewasa belum tentu wajar untuk kulit yang lebih tipis dan lebih mudah ditembus.

Yang paling nyata bagi kami adalah parfum. Takaran parfum yang biasa dan menyenangkan di krim dewasa terlalu tinggi untuk bayi. Parfum juga termasuk penyebab reaksi kulit yang paling sering pada produk perawatan. Itu hal pertama yang harus turun.

Yang kedua adalah teksturnya. Krim dewasa dibuat untuk kulit yang sudah matang dan lebih tahan; untuk bayi, krim yang lebih ringan dan lebih lembut lebih masuk akal.

Maka Seger Baby dibuat

Dua varian pertama:

  • Biru — ekstrak rice milk dan chamomile
  • Pink — ekstrak aloe vera dan sunflower

Keduanya untuk melembutkan kulit bayi. Bukan untuk mengobati apa pun.

Yang berubah dari krim dewasa kami: takaran parfumnya ditekan jauh lebih rendah, teksturnya dibuat lebih lembut, dan pemilihan bahannya disesuaikan untuk kulit yang lebih tipis dan lebih mudah bereaksi.

Tidak ada yang spektakuler di situ. Tidak ada bahan ajaib, tidak ada klaim besar. Yang ada hanyalah satu hal yang seharusnya sudah kami lakukan puluhan tahun sebelumnya: membuat produk untuk orang yang memang memakainya.

Untuk orang tua yang membaca ini

Beberapa hal yang ingin saya sampaikan, dan sebagian tidak menguntungkan kami:

  • Kulit bayi yang sehat tidak butuh banyak produk. Sering kali yang dibutuhkan cuma menjaga agar tidak kering dan tidak teriritasi. Kami menulis lebih lengkap soal ini di Merawat Kulit Bayi: Yang Perlu, Yang Tidak Perlu.
  • Uji tempel dulu, walau produknya dibuat untuk bayi. Oleskan sedikit di lengan bagian dalam, tunggu 24 jam.
  • Periksa nomor notifikasi BPOM produk apa pun yang Anda pakaikan ke anak, termasuk produk kami. Caranya ada di cekbpom.pom.go.id.
  • Kalau ada keluhan kulit yang menetap, memburuk, atau disertai demam — ke dokter. Krim tidak menggantikan pemeriksaan.

Yang saya harapkan

Saya tidak tahu siapa orang tua yang menulis surat itu, dan surat itu sendiri sudah hilang. Tapi pertanyaan yang ia ajukan — apa isinya, dan apakah aman untuk anak saya? — menurut saya adalah pertanyaan paling benar yang bisa diajukan seorang tua.

Kalau ada satu hal yang ingin saya titipkan lewat Seger Baby, itu bukan produknya. Itu adalah gagasan bahwa orang tua berhak mendapat jawaban jujur atas pertanyaan itu — dari merek mana pun, termasuk dari Seger Baby.

Semoga produk ini benar-benar berguna bagi anak-anak di Indonesia.

Penulis : Aan Suryadi, Head of Research & Development Seger Snow

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Seger Snow Moisturizer Cream bisa menyembuhkan masalah kulit anak?

Tidak. Seger Snow Moisturizer Cream adalah kosmetik pelembap, bukan obat, dan kami tidak mengklaim ia mengobati penyakit kulit apa pun. Yang bisa dilakukan pelembap adalah membantu menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit. Kalau anak punya keluhan kulit yang menetap, periksakan ke dokter.

Kenapa perlu krim khusus bayi, tidak cukup krim dewasa?

Karena kulit bayi memang berbeda. Lapisan terluarnya bisa sampai 30% lebih tipis daripada kulit dewasa, lebih mudah ditembus bahan yang mengiritasi, dan pematangan sawar kulitnya berlangsung bertahap sepanjang tahun pertama. Karena itu takaran parfum dan tekstur krim yang wajar untuk dewasa belum tentu wajar untuk bayi.

Apa saja varian awal Seger Baby?

Dua varian. Warna biru dengan ekstrak rice milk dan chamomile, dan warna pink dengan ekstrak aloe vera dan sunflower. Keduanya dibuat untuk melembutkan kulit bayi.

Apakah cerita surat tahun 2015 itu bisa dibuktikan?

Tidak. Emailnya sudah terhapus dan tidak ada salinannya. Kami menceritakannya sebagai ingatan, bukan sebagai bukti, dan sengaja tidak menjadikannya klaim tentang kemampuan produk. Yang bisa kami pertanggungjawabkan adalah bahwa surat itu memang pernah ada dan itulah yang mendorong Seger Baby dibuat.

Bolehkah memakai produk dewasa untuk bayi?

Sebaiknya tidak sebagai kebiasaan. Bukan karena produk dewasa pasti berbahaya, tetapi karena takaran parfum, kekentalan, dan pilihan bahannya disusun untuk kulit yang sudah matang. Kalau memang terpaksa, pakai sedikit, hindari area wajah dan lipatan, dan lakukan uji tempel dulu.

Sumber

Angka dan pernyataan di artikel ini merujuk pada terbitan di bawah. Silakan diperiksa sendiri.

  1. Skin Barrier Function in Neonates and Infants Allergy, Asthma & Immunology Research, 2025
  2. Skin maturation from birth to 10 years of age: structure, function, composition and microbiome Experimental Dermatology, 2023
  3. Skin pH: from basic science to basic skin care Acta Dermato-Venereologica, 2013

0 Komentar

Punya pengalaman atau pertanyaan? Masuk dulu untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.