Lewati ke konten utama
Seger Snow sejak 1954
Masuk Gabung

Cara Membaca Label Skincare: Memahami Daftar INCI Tanpa Pusing

Anda tidak perlu latar belakang kimia. Cukup tahu tiga hal, dan label yang tadinya membingungkan jadi masuk akal.

Tim Seger Snow 3 menit baca 0 pembaca

Daftar komposisi di belakang kemasan skincare terlihat seperti dibuat untuk tidak dibaca: huruf kecil, istilah Latin, dan panjangnya minta ampun. Padahal isinya adalah satu-satunya informasi di kemasan yang wajib jujur.

Klaim di bagian depan boleh puitis. Daftar di belakang tidak boleh.

Tiga hal yang perlu Anda tahu

1. Semua produk memakai bahasa yang sama

Sistemnya bernama INCI (International Nomenclature of Cosmetic Ingredients). Berkat sistem ini, air selalu ditulis Aqua, gliserin selalu Glycerin, dan lidah buaya selalu Aloe Barbadensis Leaf Juice — di produk mana pun, di negara mana pun.

Artinya: sekali Anda hafal sepuluh nama, Anda bisa membaca label produk apa saja.

2. Urutannya berarti (dengan satu pengecualian)

Bahan dicantumkan dari kadar terbanyak ke paling sedikit.

Jadi kalau Aqua ada di urutan pertama — dan itu berlaku untuk sebagian besar produk berbasis air — memang air adalah komponen terbesarnya. Ini normal dan bukan tanda produk murahan; air adalah pelarut yang diperlukan.

Pengecualiannya: bahan dengan kadar di bawah 1% boleh ditulis dalam urutan bebas. Karena itu, bahan aktif yang memang efektif pada kadar kecil sering berada di bagian bawah daftar. Posisi di akhir tidak otomatis berarti "cuma tempelan".

Patokan praktis: pewangi (Parfum/Fragrance) dan pengawet biasanya dipakai di bawah 1%. Bahan apa pun yang tercantum setelah keduanya hampir pasti berkadar kecil.

3. Nama panjang bukan berarti bahan kimia berbahaya

Tocopheryl Acetate adalah vitamin E. Butyrospermum Parkii Butter adalah shea butter. Sodium Chloride adalah garam dapur.

Sebaliknya, "alami" tidak otomatis berarti aman — minyak esensial dari tumbuhan termasuk penyebab alergi kulit yang cukup sering.

Peta cepat daftar bahan

KelompokContoh nama INCIFungsinya
PelarutAqua, Alcohol Denat., Butylene GlycolMelarutkan bahan lain
HumektanGlycerin, Sodium Hyaluronate, PanthenolMenarik dan mengikat air
EmolienCetearyl Alcohol, Squalane, Caprylic/Capric TriglycerideMelembutkan permukaan kulit
OklusifPetrolatum, Dimethicone, Shea ButterMencegah air menguap
Bahan aktifNiacinamide, Salicylic Acid, Retinol, Ascorbic AcidMengatasi masalah spesifik
PengemulsiCetearyl Olivate, Polysorbate 60Menyatukan minyak dan air
PengawetPhenoxyethanol, Sodium BenzoateMencegah pertumbuhan bakteri & jamur
Pewangi & warnaParfum, CI 77491Aroma dan warna

Satu catatan tentang pengawet: sering dianggap "bahan jahat", padahal produk berbasis air tanpa pengawet justru berbahaya — ia menjadi tempat bakteri dan jamur berkembang dalam hitungan hari.

Cara membaca label dalam lima langkah

  1. Lihat lima nama pertama. Ini menentukan karakter produk — apakah berbasis air, minyak, atau silikon.
  2. Cari bahan aktif yang dijanjikan iklan. Kalau kemasan depan berteriak "niacinamide" tapi namanya tidak ketemu di daftar, itu masalah.
  3. Perhatikan posisi pewangi. Kalau Parfum ada di urutan tengah, kadar pewanginya cukup tinggi — pertimbangkan lagi kalau kulit Anda sensitif.
  4. Cek bahan yang pernah membuat Anda bereaksi. Semua orang sebaiknya punya daftar pribadi ini.
  5. Periksa nomor BPOM. Cari kode notifikasi (umumnya diawali NA) di kemasan, lalu cocokkan lewat layanan cek resmi BPOM. Nomor yang tidak ditemukan adalah tanda bahaya.

Klaim di kemasan: mana yang punya arti

TulisanArtinya
SPF 30 PA+++Terukur dan diatur. Punya arti nyata.
Terdaftar BPOMBisa diverifikasi. Punya arti nyata.
HypoallergenicTidak ada standar baku universal. Artinya samar.
Dermatologically testedDiuji — tapi tidak selalu berarti lulus dengan hasil istimewa.
Chemical freeSecara harfiah mustahil. Air pun bahan kimia.
100% alamiTidak ada definisi hukum yang seragam.

Kalau Anda hanya punya sepuluh detik

Baca lima bahan pertama dan cek nomor BPOM. Dua hal itu saja sudah menyaring sebagian besar produk yang tidak layak dibeli.


Bingung dengan satu nama bahan di produk yang sedang Anda pakai? Tulis di komunitas — sertakan fotonya kalau bisa, dan kami akan bantu membacakan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu INCI?

INCI adalah singkatan dari International Nomenclature of Cosmetic Ingredients — sistem penamaan bahan kosmetik yang seragam di seluruh dunia. Berkat sistem ini, satu bahan punya nama yang sama di produk mana pun, dari negara mana pun.

Apakah urutan bahan menunjukkan kadarnya?

Ya, sampai batas tertentu. Bahan diurutkan dari kadar terbanyak. Namun bahan dengan kadar di bawah 1% boleh dicantumkan dalam urutan bebas, sehingga posisi di bagian akhir daftar tidak lagi mencerminkan kadar secara akurat.

Bagaimana cara mengecek apakah produk terdaftar di BPOM?

Cari nomor notifikasi pada kemasan (biasanya diawali huruf NA), lalu periksa melalui situs resmi cek BPOM. Jika nomor tidak ditemukan atau datanya tidak cocok dengan produk, sebaiknya jangan dibeli.

0 Komentar

Punya pengalaman atau pertanyaan? Masuk dulu untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.